Lezatnya Kapurung: Kuliner Berbahan Sagu yang Jadi Primadona Masyarakat Tubei
Kapurung, kuliner berbahan dasar sagu khas Tubei, semakin populer di tahun 2025–2026. Artikel ini mengulas keunikan, cara pembuatan, dan tempat menikmati sajian autentik ini.

Sorotan Utama
- Kapurung adalah makanan tradisional Tubei berbahan dasar sagu, dimasak dengan cara khas.
- Bahan utama Kapurung adalah sagu, ikan, dan sayuran segar, menciptakan cita rasa gurih dan segar.
- Pada tahun 2025, Kapurung menjadi salah satu kuliner yang banyak dicari wisatawan lokal dan mancanegara.
- Beberapa warung makan di Tubei menyajikan Kapurung dengan harga relatif terjangkau, mulai dari Rp 20.000–Rp 35.000 per porsi.
- Kapurung sering dihidangkan dalam acara adat atau festival kuliner Tubei, seperti Festival Budaya Tubei 2026.
Asal Usul dan Filosofi Kapurung
Kapurung telah lama menjadi bagian dari budaya kuliner masyarakat Tubei. Makanan ini terbuat dari sagu yang diproses secara tradisional, menghasilkan tekstur kenyal yang khas. Kapurung tidak hanya sekadar makanan, tetapi juga simbol kebersamaan dan kearifan lokal. Tradisi membuat Kapurung biasanya dilakukan secara gotong royong, terutama saat acara adat atau perayaan penting.
Proses Pembuatan yang Unik
Pembuatan Kapurung dimulai dengan mengambil sagu dari pohon sagu yang tumbuh subur di Tubei. Sagu kemudian diolah menjadi adonan kental yang dicampur dengan air panas hingga mengental. Adonan ini disajikan dengan kuah gurih berbahan dasar ikan segar dan sayuran seperti daun singkong atau kangkung. Kombinasi ini menghasilkan rasa yang kaya dan menggugah selera.
Tempat Menikmati Kapurung di Tubei
Di Tubei, Kapurung mudah ditemui di berbagai warung makan tradisional. Salah satu tempat favorit adalah Warung Makan Sari Bumi di pusat kota Tubei, yang terkenal dengan Kapurung autentiknya. Selain itu, Kapurung juga sering menjadi hidangan utama di acara Festival Budaya Tubei yang digelar setiap tahun. Pada tahun 2026, festival ini diharapkan menarik lebih banyak pengunjung dengan menampilkan varian Kapurung yang lebih kreatif.
Video Pilihan
Tanya Jawab Singkat
Apa yang membuat Kapurung khas Tubei berbeda dari daerah lain?
Kapurung khas Tubei menggunakan sagu lokal yang memiliki tekstur dan rasa unik, serta kuah ikan segar yang kaya rempah.
Berapa harga Kapurung di Tubei?
Harga Kapurung di Tubei relatif terjangkau, berkisar antara Rp 20.000–Rp 35.000 per porsi, tergantung tempat dan bahan tambahan.
Kapan waktu terbaik untuk mencoba Kapurung di Tubei?
Anda bisa mencoba Kapurung kapan saja, tetapi waktu terbaik adalah saat Festival Budaya Tubei yang biasanya digelar pada pertengahan tahun.
Apakah Kapurung cocok untuk vegetarian?
Kapurung biasanya menggunakan ikan sebagai bahan utama kuah, tetapi beberapa warung menyediakan versi vegetarian dengan mengganti ikan dengan kaldu sayur.